hawarihadi

November 12, 2009 · Leave a Comment

→ Leave a CommentCategories: 1

Placebo ke Indonesia, bener? mungkin ini buktinya

November 4, 2009 · Leave a Comment

dari beberapa situs yang tersaring, kopas repost ya guys..

 

================================================

Guys..sekedar share ibuat kamu yang cinta mati atau cuman sekedar seneng sama lagu2 hits-nya Placebo, kebayang ga bakal liat live performance-nya?? Bagaimana aksi panggung dari si Brian Molko dkk?? Info ini saya tahu pas iseng searching di mbah google tentang placebo, trus ketemu berita ini di website javamusikindo. Mereka selaku event organizer kehadiran Placebo di Indonesia. Seperti yang saya ambil dari www.javamusikindo.com, event ini akan digelar pada tanggal 16 Februari 2010. Hanya saja mereka belum mencantumkan berapa harga tiket yang harus dibayar. So..buat kalian yang ingin menyaksikan sendiri, buruan nabung dari sekarang dan pesan tiketnya! jangan sampai kehabisan. Jarang-jarang bisa lihat  secara langsung salah satu band legendaris. Mari kita sama-sama melihat bagaimana aksi Placebo sesungguhnya.

http://avieonline.wordpress.com/2009/10/25/placebo-manggung-di-indonesia-rek/

==================================================
Placebo Bakal Ke Indonesia?
Monday, 19 Oct 2009

Sebuah kabar gembira pun datang dari ketikan jari Adrie Subono, promotor nomor satu di Indonesia. Melalui account Twitter-nya, Adrie akan berencana mendatangkan Placebo ke Indonesia, atas tawaran dari pihak Placebo-nya sendiri yang menginginkan tampil di Indonesia pada tanggal 16 Februari 2010. Adrie sendiri baru akan mendapatkan kepastian dari pihak Placebo pukul 16.00 hari ini, setelah ia menghubungi agen yang menangani Brian Molko cs tersebut.

Band asal Inggris yang terbentuk di tahun 1994 ini tentu sudah punya nama yang cukup besar di Indonesia. Lagu-lagu macam Every You Every Me, Bitter End, Pure Morning dan juga 36 Degrees sangat bersahabat di telinga kita. Image bentukan Placebo juga sangat mengena, dengan tampilan androgini Molko menjadi nilai tambah mengapa kita perlu melihat mereka manggung di depan mata kita. Jadi, sekarang saatnya berharap pihak promotor, khususnya Java Musicindo supaya bisa mendapatkan kesepakatan untuk mendatangkan Placebo. (ip)

http://www.welovehonda.com/news,98,p2
==================================================
Placebo in Indonesia: Feb 2010
There are some bands, you just feel, they like Asian food too much.

Like Placebo for example. Just look at them, you can already tell Brian loves to chow down to a nice large plate of ‘Nasi Lemak Ayam’. Otherwise why would he come here so often. Never mind ‘Nasi Lemak Ayam’ is a Malaysian (yeah!) dish and the band has technically never been to Malaysia, I am currently prophesying that they are going to. And from what I figure, what I prophesy, tends to come true. Take Rachel for example, I prophesied that she would be by my side in 5 days and in 5 days, she was. Granted she has since turned a little pudgy on the sides and grown a full mane of chest hair, but I still have faith that it’s her although most of my friends tell me she’s ran away months ago and that the person I’ve been making out with is someone named Julio. What do they know anyway? What we have is special …

… come here my sweet thing. Oh, you’ve grown a mustache too. Smoking.

Details:

Date: 16th February 2009 (Tuesday)
Venue: Istora Senayan, Jakarta

==================================================

Placebo Boyong Barang 7 Ton di Konser Jakarta

Akan ada penampilan spesial dari Placebo untuk konsernya di Jakarta, 16 Februari 2010 mendatang. Karena mereka akan membawa peralatan seberat 7 ton.Alat-alat yang sudah masuk dalam daftar adalah alat musik juga tata panggung. Band asal London itu kabarnya akan membawa seting panggung sendiri.

“Ini bakal seheboh Muse dandanan panggungnya. Dia bawaannya aja 7 ton,” ujar ujar bos Java Musikindo, Adrie Subono kepada detikhot via ponselnya, Senin (19/10/2009) malam.Promotor pun menyediakan Istora Senayan, Jakarta Selatan sebagai arena konser. Segala perjanjian konser telah lengkap tinggal tunggu tanggal mainnya.

“Gue udah dapat kabar dari jasa pengangkutan kalau bawaan dia lengkap banget. Bisa dibayangin lah nanti konsernya seheboh apaan,” tutur Adrie.

http://www.musikji.net/2009/10/placebo-boyong-barang-7-ton-di-konser.html
==================================================
Placebo Confirmed to Indonesia 2010

Dikonfirmasi dari account Twitter pemilik Java Musikindo, Adrie Subono, band asal Inggris Placebo akan menggelar konser di Istora Senayan, Jakarta, tanggal 16 Februari 2010. Berita selengkapnya bisa dilihat di http://www.jakartaconcerts.com.

Untuk yang belum tahu siapa Placebo, mereka adalah band beranggotakan tiga orang yaitu Brian Molko (lead vocals, guitar, harmonica, keyboards, saxophone), Stefan Olsdal (bass, guitar, keyboards, backing vocals), dan personel barunya yaitu Steve Forrest (drums, percussion, backing vocals).

Placebo dikenal dengan hits-hits mereka seperti Nancy Boy, Song To Say Goodbye, dan The Bitter End.

Discography:
Placebo (1996)
Without You I’m Nothing (1998)
Black Market Music (2000)
Sleeping With Ghosts (2003)
Meds (2006)
Battle For The Sun (2009)

Oh iya soal harga tiket gosipnya sekitar 475 ribu sampe 575 ribu, tapi itu juga belum pasti. Dan gosipnya juga akan ada harga presale, jadi siap-siap aja nabung dari sekarang!

From Detik

http://forum.britishroom.net/showthread.php?&t=32
======================================

NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG NABUNG!!!!!!

→ Leave a CommentCategories: 1
Tagged: , , ,

tes dari wpbb

September 1, 2009 · Leave a Comment

Tes saja dulu

→ Leave a CommentCategories: 1
Tagged:

Apakah Agnostik itu?

June 15, 2009 · 1 Comment

Apakah Agnostik itu?
Oleh Bertrand Russell, 1953.
Diterjemahkan oleh Setya A. Sis

Apakah orang agnostik itu Atheis?

Tidak. Seorang atheis, seperti halnya penganut Kristiani, mempercayai bahwa ia dapat mengetahui ada atau tidak adanya Tuhan. Penganut Kristiani mengatakan bahwa ia dapat mengetahui Tuhan itu ada; kaum atheis menyatakan bahwa kita dapat mengtahui Tuhan itu tidak ada. Orang agnostik menunda pengambilan keputusan, dengan menyatakan bahwa tidak cukup bukti untuk menegaskan atau menolak adanya Tuhan. Pada saat bersamaan, orang agnostik mungkin mengatakan bahwa eksistensi Tuhan meskipun bukan tidak mungkin, sangat kecil kemungkinan adanya; ia mungkin menyatakan begitu kecil kemungkinan adanya Tuhan, maka Tuhan pada kenyataannya tidak cukup bermakna untuk dipakai sebagai bahan pertimbangan. Dalam hal demikian, Tuhan disingkirkan tak jauh berbeda seperti dalam atheisme. Sikapnya adalah mirip seperti filsuf yang teliti terhadap dewa-dewa Yunani Kuno. Apabila saya disuruh membuktikan bahwa Zeus dan Poseidon dan Hera dan dewa-dewi Olympia lainnya tidak ada, maka saya pasti kebingungan dalam memberikan argumen yang memadai. Orang agnostik akan berpendapat bahwa Tuhan orang Kristiani sama kecil kemungkinan adanya dengan dewa-dewi Olympia; dalam hal demikian, untuk mudahnya ia sama dengan orang atheis.

Oleh karena Anda menolak “hukum Tuhan”, otoritas apa yang Anda terima sebagai pedoman hidup?

Orang agnostik tidak menerima “otoritas” apapun sebagai mana halnya yang diterima oleh orang beragama. Dipercayai bahwa orang harus memikirkan sendiri masalah pedoman hidup. Tentu saja, ia akan mengambil keuntungan dari pengalaman orang lain, tetapi harus dipilihnya sendiri orang-orang yang dianggapnya bijak, dan sama sekali tidak akan menganggap bahwa apapun yang dikatakannya tak boleh dibantah. Teramati bahwa apa yang ditentukan oleh “Hukum Tuhan” itu selalu berubah setiap saat. Injil mengatakan bahwa wanita tiak boleh kawin dengan saudara laki-2 dari suami yang telah meninggal, dan bahwa dalam keadaan tertentu wanita harus kawin dengannya. Jika anda kebetulan seorang janda tak beranak dan masih ada ipar yang belum kawin, maka logikanya anda tak boleh menghindari “hukum Tuhan.”

Bagaimana Anda mengetahui baik dan buruk? Apakah yang dianggap Dosa oleh orang agnostik?

Orang agnostik tidak begitu pasti sebagaimana yang diyakini penganut Kristiani terhadap apa yang disebut baik dan buruk. Tidak akan diklaim seperti yang diklaim penganut Kristiani di masa lalu bahwa orang yang tak setuju dengan perintah mengenai theologi yang absurd harus menerima hukum mati yang menyakitkan. Hukum mati demikian ditentang, dan lebih hati-hati mengenai tuduhan moral.

Kata “dosa” dianggap bukan sebagai ide yang ada gunannya. Tentu saja diakui bahwa sebagian macam tindakan adalah patut dan sebagian lagi tidak patut, tapi diyakini bahwa hukuman untuk tindakan yang tidak patut hanya diterapkan jika dimaksudkan untuk menghindari atau memperbaiki, bukan karena hukuman itu memang dianggap baik dan dengan pikiran bahwa orang jahat harus menderita. Kepercayaan inilah yang ada dalam hukuman balas dendam sehingga orang menerima idee neraka. Ini adalah bagian merugikan yang telah diakibatkan oleh adanya ide “dosa”.

Apakah orang agnostik melakukan apapun asal dikehendakinya?

Dalam satu hal tidak, dilain hal siapapun akan melakukan apa yang dikehendakinya. Kalau misalnya Anda begitu membenci seseorang sampai Anda mau membunuhnya: Kenapa tidak? Anda akan menjawab: “Sebab agama mengatakan bahwa pembunuhan adalah dosa.” Namun dalam kenyataan statistik, orang-orang agnostik tidak lebih cenderung melakukan pembunuhan dari pada orang lain, dan kenyataannya kecenderungan mereka memang lebih kecil. Mereka mempunyai motif sama untuk tidak melakukan pembunuhan sebagaimana orang lain. Jauh dalam lubuk hatinya, motif paling kuat adalah takut dihukum. Namun dalam keadaan tanpa hukum, seperti demam menambang emas, segala macam orang akan melakukan kejahatan, meski dalam keadaan normal mereka adalah orang-orang yang taat pada hukum. Bukan hanya karena adanya hukuman, tapi juga ada rasa tidak nyaman mengetahui hal menakutkan itu, dan rasa sepi karena mengetahuinya, untuk menghindari kebencian orang, anda harus memakai topeng meski dengan teman terdekat anda sekalipun. dan dan ada lagi yang sering disebut “conscience”: Jika anda pernah berangan-angan untuk membunuh, anda akan takut pada ingatan yang mengerikan saat-saat terakhir tubuh korban anda tak bernyawa. Semua ini benar, ya, tergantung pada kehidupan anda dalam masyarakat yang taat hukum, tetapi banyak sekali alasan-alasar non agama/sekuler yang dipakai untuk menciptakan dan dan mengabadikan masyarakat demikian.

Saya katakan ada alasan lain mengapa siapapun akan melakukan apa yang diinginkannya. Tak seorangpun kecuali orang tolol yang menuruti segala keinginan, tetapi apa yang menahan keinginan in check adalah selalu merupakan meinginan yang lain. Keinginan anti-sosial seseorang dapat di kendalikan oleh keinginan untuk menyenangkan Tuhan, tapi dapat juga dikendalikan oleh keinginan untuk menyenangkan teman-temannya, atau mendapatkan respek penghormatan dari masyarakatnya, atau agar dapat mencitrakan dirinya sendiri tanpa rasa jijik. Namun jika tak memiliki keinginan-2 tersebut, maka satu-2 nya aturan abstrak moralitas tak akan dapat meluruskan orang itu.

Bagaimanaka anggapan orang agnostik terhadap Injil?

Orang agnostik menganggap Injil tepat sebagaimana yang dianggap oleh seorang enlightened clerics. Tidak dianggapnya sebagai inspirasi illahi; akan dianggapnya sebagai legenda sejarah awal, dan tak lebih akurat dari pada yang tertulis dalam Homer; dianggapnya ajaran moral yang terkandung didalamnya kadang baik, tapi kadang sangat buruk. Misalnya, Samuel memerintahkan Saul dalam perang untuk tidak saja membunuh tiap laki-laki, wanita, dan anak-anak lawan, tapi sampai semua biri-biri dan ternak sapinya. Namun demikian Saul tetap membiarkan biri-biri dan ternak sapi hidup, dan untuk hal ini kita disuruh mengutuknya. Saya tak pernah mampu menyenangi Elisha karena mengutuki anak-anak yang mengolok-oloknya, atau mempercayai (yang dinyatakan Injil) bahwa Dewa yang baik hati akan mengirimkan beruang jadi-jadian untuk membunuh anak-anak tersebut.

Bagaimanakah anggapan orang agnostik terhadap Jesus, Kelahiran oleh Sang Perawan, dan Trinitas yang Suci?

Karena orang agnostik tidak percaya Tuhan, tak dapat dipercayai bahwa Jesus adalah Tuhan. Kebanyakan orang-orang agnostik menghargai kehidupan dan ajaran Jesus sebagaimana ditulis dalam Injil, tetapi tidak harus melebihi penghargaan terhadap orang lain. Ada yang menempatkan Jesus sama dengan sang Buddha, sebagian dengan Socrates dan dan lainnya dengan Abraham Lincoln. Mereka juga tidak menganggap apa-apa yang dikatakannya tidak boleh dibantah, oleh karena orang Agnostik tidak menerima suatu otoritas sebagai hal yang absolute.

Orang Aganostik Menganggap Kelahiran Sang Perawan sebagai satu doktrin yang diambil dari mitologi pagan/kafir, dimana kelahiran demikian bukan hal yang aneh (Zoroaster dikatakan terlahir dari seorang perawan; Ishtar, the dewi Babylon, yang disebut sebagai the Holy Virgin/Perawan Suci). Mereka tak dapat memberikan kepercayaannya kepada hal tersebut, ataupun kepada doktrin Trinitas, karena keduanya tidak mungkin tanpa adanya kepercayaan pada Tuhan.

Dapatkah orang agnostik menjadi penganut Kristiani?

Kata ” Kristiani” mempunyai berbagai makna dalam waktu yang berbeda. Selama berabad-abad sejak jama Kristus, kata itu berarti orang yang percaya apada Tuhan dan keabadian dan serta bahwa Kristus adalah Tuhan. Tetapi kaum Unitarians menyebut diri mereka penganut Kristiani meski tidak percaya akan keIlahian Kristus, dan banyak orang saat ini menggunakan kata “Tuhan” dengan arti yang kurang pas dibandingkan dengan arti jaman sebelumnya. Banyak orang yang sekarang mempercayai Tuhan tidak lagi bermakna person/manusia, atau trinitas dari person, namun hanya berupa kecenderungan kabur atau kekuatan atau maksud dan tujuan immanent dalam evolusi. Lebih jauh lagi, orang lain mengartikan “Kristianitas” hanyalah sebuah sistem etika yang dibayangkan sebagai karakter penganut Kristiani saja, karena mereka tidak peduli dengan masalah kesejarahan.

Dalam buku yang baru diterbitkan, ketika saya katakan bahwa apa yang diperlukan dunia adalah “cinta, cinta Kristiani, atau kepedulian/compassion,” banyak yang menyangka hal ini menunjukkan adanya perubahan dalam pemikiran saya, meski kenyataannya mungkin saya katakan hal yang sama kapanpun. Jika yang Anda maksudkan “Penganut Kristiani” berarti orang yang mencintai tetangganya, yang sangat bersimpati terhadap penderitaan, dan yang sangat menginginkan agar dunia bebas dari kebuasan dan kebencian yang jaman sekarang ini diabaikan, maka jelas Anda mendapat justifikasi untuk menyebut saya seorang Kristiani. Dan dalam hal ini, saya kira anda akan dapat menemukan lebih banyak “penganut Kristiani” diantara orang-orang agnostik dibandingkan dalam kalangan orthodoks. Namun menurut saya, Saya tak dapat menerima definisi demikian. Selain penolakan lainnya, namapaknya agak kasar bagi orang Yahudi, Buddhis, Muslim, penganut non Kristianilainnya , yang sepanjang sejarah ditunjukkan oleh sejarah, paling tidak cenderung untuk melakukan moralitas diklaim dengan arogan oleh penganut Kristiani sebagai unik milik agama mereka sediri.

Saya kira juga bahwa siapapun yang menyebut diri penganut Kristiani di jaman-jaman awal, dan dah sebagian besar orang yang melakukannya sampai saat ini, akan menganggap bahwa kepercayaan pada Tuhan dan immortalitas adalah essensial bagi penganut Kristiani. Dengan dasar ini, saya menyebut saya sendiri sebagai penganut Kristiani, harus saya katakan bahwa orang agnostik tak dapat menjadi penganut Kristiani. Namun jika kata “Kristianitas” ternyata digunakan secara umum dulunya hanya berarti sejenis moralitas, maka jelaslah mungkin bagi seorang agnostik untuk menjadi penganut Kristiani.

Apakah Orang agnostik menolak bahwa manusia punya Jiwa?

Pertanyaan ini tidak mempunyai arti yang tepat kecuali kita diberi definisi sari kata “jiwa”. Saya kira yang dimaksudkan secara kasar adalah sesuatu nonmaterial yang berada dalam seluruh hidup seseorang bahkan, bagi yang mempercayai immoralitas, sepanjang waktu-waktu yang akan datang. Jika yang begitu maksudnya maka orang agnostik mungkin tidak akan percaya bahwa manusia mempunyai jiwa. Tetapi akan segera saya tambahkan bahwa hal ini tidak berarti orang agnostik pasti penganut materialis. Banyak orang-orang agnostik (termasuk saya sendiri) sangat ragu pada tubuh sebagaimana ketidak tahuan mengenai jiwanya, namun ini adalah cerita lama untuk mempertimbangkan metafisik yang sulit ini. Baik jiwa maupun materi harus saya katakan adalah simbol yang mudah dalam satu diskursus, sebenarnya bukan sesuatu yang eksis.

Apakah orang agnostik percaya Akhirat, Surga atau Neraka?

Pertanyaan mengenai apakah orang akan hidup setelah mati adalah pertanyaan mengenai bukti mana yang memungkinkan. Riset fisika dan spiritualisme dianggap oleh banyak orang dapat memberikan buktinya. Orang agnostik dengan demikian tidak mempunyai pandangan mengenai kelangsungan jiwa kecuali dianggapnya ada bukti yang serba sedikit-pun. Menurut pandangan saya sendiri, saya anggap tidak ada alasan memadai untuk mempercayai bahwa kita akan hidup lagi setelah mati, namun saya terbuka untuk percaya jika ada bukti yang memadai.

Surga atau neraka adalah hal lain lagi. Percaya pada adanya neraka terikat pada adanya kepercayaan bahwa hukuman pembalasan artas dosa adalah hal yang baik, sangat terpisah of dari tujuan pencegahan atau perbaikan yang mungkin dapat diberikan. Orang agnostik hampir tak percaya akan hal ini. Sehubungan dengan surga, barangkali ada bukti yang dapat diraba dengan eksistensinya melalui spiritualisme, namun kebanyakan orang-orang agnostik menganggap tidak ada bukti demikian, dan oleh karenanya tidak mempercayai adanya surga.

Apakah anda tak pernah takut pada pembalasan Tuhan karena menolak-Nya?

Tentu tidak. Saya juga menolak Zeus dan Jupiter dan Odin dan Brahma, namun hal ini tidak menyebabkan kebingungan/keraguan bagi saya. Saya perhatikan bahwa sebagian besar dari ummat manusia tidak percaya tuhan Tuhan dan tidak menderita hukuman yang nyata karenanya. dan jika memang ada Tuhan, saya kira Tuhan itu tidak akan merasa tak nyaman karena ditolak eksistensinya.

Bagaimana Orang Agnostik menerangkan keindahan dan harmoni Alam?

Saya tak tahu dimana ketemunya “keindahan” dan “harmoni”. Dalam kelompok kerajaan binatang, binatang-binatang itu saling memakan. Kebanyakan dari mereka terbunuh dengan kejam oleh binatang lain atau mati pelan-pelan karena kelaparan. Menurut saya sendiri, saya tak bisa melihat keindahan luar biasa atau harmoni dalam diri Cacing Pita. Janganlah dikatakan bahwa binatang ini dikirim sebagai hukuman atas dosa-dosa kita, sebab binatang itu lebih banyak terdapat pada binatang dibandingkan manusia. Saya kira si penanya sedang memikirkan keindahan langit yang penuh bintang. Akan tetapi harus diingat bahwa bintang kadang meledak dan menghancurkan tetangga sekitarnya menjadi asap yang gelap. Keindahan, dalam segala hal adalah subyektif dan hanya ada di mata orang yang memandangnya saja.

Bagaimana Orang Agnostik menjelaskan mukjizat dan wahyu lain dari Tuhan YME?

Orang-orang agnostik beranggapan tidak ada bukti “mukizat” dengan arti kejadian-kejadian yang bertentangan dengan Hukum Alam. Kita tahu bahwa penyembuhan dengan iman dapat terjadi dan sama sekali bukan mukjizat. Di Lourdes, penyakit tertentu dapat disembuhkan dan lainnya tidak dapat disembuhkan. Yang dapat tersembuhkan dapat saja disembuhkan oleh dokter manapun terhadap pasien yang beriman. Menurut catatan mukjizat lain, seperti Joshua yang memerintahkan Matahari agar diam, orang agnostik menolaknya dan menganggap hanya legenda dan menunjukkan bahwa semua agama penuh dengan legenda yang begitu. Sama banyaknya mukjizat yang ada pada dewa-dewa Yunani dalam cerita Homer seperti halnya Tuhan Kristiani dalam Injil.

Banyak nafsu rendah dan jahat yang ditentang agama. Jika Anda meninggalkan prinsip-prinsip keagamaan, dapatkan umat manusia terus eksis?

Adanya nafsu rendah dan jahat tak dapat ditolak, tapi tak saya temui bukti dalam sejarah bahwa agama agama-agama telah menentang nafsu-nafsu tersebut. Sebaliknya, malah disucikan, dan memungkinkan orang untuk mentolerirnya tanpa rasa sesal. Hukuman kejam lebih umum terjadai dalam Kristiani dibandingkan tempat lainnya. Apa yang nampak dapat membenarkan hukum mati adalah kepercayaan dogmatis. Keramahan dan toleransi hanya terjadi sejalan dengan berkurangnya kepercayaan dogmatis. Dalam jaman kita sekarang, agama baru yang dogmatis, yakni komunisme telah muncul. Untuk itu, sebagai mana terhadap sistem dogma lainnya, orang agnostik ditenentangnya. Ciri hukum-menghukum komunisme jaman ini persis seperti Ciri hukum-menghukum Kristianitas di abad dahulu. Dengan berlangsungnya waktu, Kristianitas kurang cenderung menghukum, ini adalah hasil kerja para penganut berfikir bebas yang menjadikan penganut dogmatis berkurang ke-dogmatisannya. Jika mereka tetap dogmatis seperti jaman dulu, mereka akan tetap menganggap benar membakar orang yang tak percaya. Semangat toleransi yang dianggap oleh penganut Kristiani modern sebagaimana Kristiani, pada kenyataannya merupakan produk moderasi yang memperkenankan ketidak-jelasan dan mencurigai kepastian absolut. Saya kira siapapun yang meneliti sejarah tanpa memihak akan menuju kesimpulan bahwa agama-agama telah mengakibatkan penderitaan dari pada yang telag diselamatkannya.

Apakah arti hidup bagi Orang Agnostik?

Saya cenderung menjawabnya dengan pertanyaan lain: Apa maksudnya “arti hidup” ? Saya kira itu adalah apa yang dimaksudkan sebagai tujuan umum. Saya tidak menganggap bahwa hidup itu ada tujuannya. Cuma asal terjadi saja. Tetapi tiap individu memiliki tujuan hidup tertentu, dan tak ada alasan dalam agnostisisme untuk meninggalkan tujuan-tujuan hidup ini. Tentu mereka tidak pasti yakin akan dapat mencapai hasil yang diusahakannya; namun anda akan menganggap gila jika seorang tentara menolak tugas bertempur sampai ia yakin pasti menang. Orang yang memerlukan agama untuk menekankan tujuan hidupnya sendiri adalah orang yang ketakutan, dan saya tidak dapat menanggapnya pula sebagai orang yang mencari jalan aman, meski mengakui juga bahwa kekalahan bukan merupakan hal yang tak mungkin.

Apakah penolakan terhadap agama berarti penolakan terhadap perkawinan dan kesetiaan?

Lagi, hal ini akan dijawab dengan pertanyaan: Apakah orang yang mempertanyakan ini percaya bahwa perkawianan dan kesetiaan dapat meningkatkan kebahagiaan di dunia, atau apakah ia mengaanggap bahwa perkawinan dan kesetiaan itu, meski menyebabkan kseusahan di dunia, dipakai sebagai alat mencapai surga? Orang yang mengambil pandangan terakhir jelas tak dapat mengharapkan agnostisisme akan menyebabkan menurunnya moralitas, namun harus kita akui bahwa moralitas adalah sebab utama adanya kebahagiaan umat manusia dalam kehidupannya di dunia. Jika sebaliknya ia mengambil pandangan pertama yaitu bahwa ada argumen yang membumi untuk perkawinan dan kesetiaan, harus juga diyakininya bahwa argumen-argumen ini mesti meyakinkan juga bagi orang agnostik. Orang agnostik dengan demikian tidak mempunyai pandangan berbeda mengenai moralitas seksual. Akan tetapi kebanyakan akan mengakui bahwa, ada argumen yang shahih untuk menentang toleransi terhadap nafsu seksual tanpa kendali. Namun demikian, akan mendasarkan argumen ini pada sumber-sumber membumi yang jelas dan bukan berdasarkan digaan perintah keilahian.

Apakah keimanan karena logika saja merupakan kepercayaan yang berbahaya?

Bukankan logika tidak sempurna dan tidak memadai tanpa hukum spiritual dan moral? Tak seorangpun yang mau memakai otak meski ia agnostik, “hanya mengimani logika saja”. Logika berkaitan dengan kenyataan, sebagian teramati, sebagian lagi disimpulkan. Pertanyaan apakah ada kehidupan masa depan dan pertanyaan apakah ada Tuhan berkaitan dengan kenyataan, dan orang agnostik percaya bahwa pertanyaan-pertanyaan itu harus diselidiki mirip dengan pertanyaan, “Apakah akan ada gerhana rembulan besok?” Namun kenyataan saja tidak cukup untuk menentukan tindakan, karena tidak diberitahukan apa tujuan yang harus kita capai. Dalam wilayah tujuan-tujuan, kita memerlukan hal lain selain logika. Orang agnostik menemukan tujuan dalam hatinya sendiri dan bukan dalam perintah dari luar. Coba kita ambil contoh: Misalkan Anda ingin bepergian dengan kereta api dari New York ke Chicago; Anda akan menggunakan logika untuk mengetahui kapan kereta api berangkat, dan orang yang mengira bahwa ia punya kemampuan mengetahui atau intuisi yang menyuruhnya agar menyesuaikan dengan jadwal akan dianggap agak bodoh. Namun tak ada jadwal yang akan memberitahu bahwa pergi ke Chicago adalah bijaksana. Jelas dalam menentukan apakah hal itu bijaksana, ia mesti memperhitungkan fakta-fakta lain; namun dibalik segala fakta, ada tujuan yang dianggapnya cocok untuk diusahakan, dan bagi orang agnostik sebagaimana orang-orang lain, hal-hal ini termasuk dalam wilayah yang bukan wilayah logika, meski tidak harus bertentangan sama sekali dengan logika. Wilayah yang saya maksudkan adalah emosi dan perasaan dan keinginan.

Apakah anda menganggap semua agama sebagai bentuk takhayul atau dogma? Agama-agama mana yang Anda hormati, dan mengapa?

Semua agama besar dan terorganisir yang mendominasi umat manusia sedikit banyak mengandung dogma, tetapi “agama” adalah kata yang maknanya tidak pasti. Sebagai contoh Confucianism dapat disebut agama, meski tidak mengandung dogma. Dan dalam beberapa bentuk kepercayaan Kristen, elemen dogma diperkecil sampai minim.

Dari agama-agama besar sepanjang sejarah, Saya lebih cenderung Buddhisme, terutama dalam bentunya yang paling awal, sebab agama itu yang melibatkan hukuman paling minim.

Komunisme, seperti agnostisisme bertentangan dengan agama. Apakah orang-orang agnostik itu komunis?

Komunisme tidak menentang agama. Hanya menentang agama Kristiani saja, sebagaimana yang ditentang oleh agama Islam (Mohammedanism sic.). Komunisme, paling tidak dalam bentuk yang diciptakan oleh pemerintah Soviet dan Partai Komunis, adalah suatu sistem dogma baru yang maut dan banyak melibatkan penghukuman. Oleh karena itu, tiap orang agnostik asli mesti menentangnya.

Apakah orang-orang agnostik menganggap sains dan agama tak mungkin bersahabat?

Jawabannya kembali pada apa yang dimaksud dengan “agama”. Jika hanya berarti sistem etika, agama dapat akrab dengan sains. Jika hanya berarti sistem dogma, yang dianggap sebagai mutlak benar, maka hal itu tidak cocok dengan semangat ilmiah/sains yang menolak diterimanya kenyataan tanpa bukti, dan juga menganggap bahwa kepastian mutlak jarang sekali tercapai.

Bukti apa yang dapat meyakinkan Anda bahwa Tuhan itu ada?

Saya kira jika saya dengar suara dari langit yang memprediksi segala sesuatu yang akan terjadi pada diri saya dalam waktu 24 jam mendatang, termasuk kejadian-kejadian yang sangat tidak mungkin, dan dan jika hal-hal itu terjadi betul, barangkali saya dapat diyakinkan paling tidak terhadap adanya intelegensia superhuman. Dapat saya bayangkan bukti-bukti lain sejenis yang mungkin dapat meyakinkan saya, namun sampai kini setahu saya tak ada bukti demikian.

Ryan Breedon untuk Philosophy for Everyone/Filsafat untuk
Siapapun, 24 Agustus 1997.

Diterjemahkan oleh Setya A. Sis
(Sumber Milis Diskusi SARA)
dikutip (kopi paksa) dari sini

→ 1 CommentCategories: 1

Link Dukung Prita lainnya

June 3, 2009 · 1 Comment

dari sini

Tulisan saya terbukti sudah hari ini, : “Bahkan jika tidak hati-hati malah membuka risiko yang tak kalah besarnya berupa perlawanan massal oleh konsumen yang tak rela konsumen lainnya dipenjara”.

Hari ini, Selasa 2 Juni 2009, sudah ada seruan para blogger untuk membebaskan Prita.

1. Seruan Pecas Ndahe.

2. Ibu Prita dan Ketidakadilan.

3. diam atau lawan

4. apakah sayah akan ikut dituntut seperti bu prita ituh..

5. Ibu Prita, Omni Internasional, dan Kesadaran Konsumen

Saya menduga akan lebih banyak lagi blogger yang menulis seruan sejenis.

Selain itu, perlawanan publik juga merembet ke social media.
Di Facebook pun kini mereka menggalang DUKUNGAN BAGI IBU PRITA MULYASARI, PENULIS SURAT KELUHAN MELALUI INTERNET YANG DIPENJARA.

Selain itu, terbentuk pula gerakan Say No To RS OMNI Internasional Tangerang.

Perlawanan publik terhadap RS Omni Tangerang mulai terjadi. Produsen vs. Konsumen via online memasuki babak kedua, karena publik secara horisontal mulai ikut dalam arena pertempuran.

Perlawanan publik seperti ini memang tidak akan mempengaruhi keputusan hukum. Namun upaya RS Omni untuk mengatasi masalah ini dengan jalan legal saja, tanpa memperhatikan pendekatan-pendekatan lain, jelas fatal, bahkan cenderung memperparah, citra perusahaan.

→ 1 CommentCategories: 1

Prita (lagi)

June 3, 2009 · Leave a Comment

Oalah. Ada apa gerangan? Bagaimana asal muasal perkara ini?

Koran Tempo hari ini memberitakan ada seorang ibu rumah tangga bernama Prita Mulyasari yang dibui Prita Mulyasari, ibu dengan dua anak, ditahan sejak 13 Mei 2009 di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik Rumah Sakit Internasional Omni, Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan.

Prita, warga Vila Melati Mas Residence, Serpong, itu divonis terbukti melanggar Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, yang isinya, “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

Kenapa dia dianggap mencemarkan nama baik?

Kasus ini bermula dari surat elektronik Prita pada 7 Agustus 2008. Email itu berisi keluhannya ketika dirawat di Omni. Surat yang semula hanya ditujukan ke beberapa temannya itu ternyata beredar ke pelbagai milis dan forum di Internet, dan diketahui oleh manajemen Rumah Sakit Omni.

PT Sarana Mediatama Internasional, pengelola rumah sakit itu, lalu merespons dengan mengirim jawaban atas keluhan Prita ke milis dan memasang iklan di harian nasional. Belakangan, PT Sarana juga menggugat Prita, baik secara perdata maupun pidana, dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Pengadilan Negeri Tangerang memutuskan perkara gugatan perdata nomor 300/PDG/6/2008/PN-TNG itu sekitar dua pekan yang lalu. Sedangkan persidangan pidana kasus ini akan digelar pekan depan.

Sampean juga bisa membaca lebih detail mengenai awal mula kasus Prita di situs Majalah Tempo edisi Oktober 2008.

Terus terang saya merasa prihatin dan bersimpati pada Prita. Saya merasa dia tak layak dihukum seberat itu, bahkan sampai masuk penjara. Ini jelas teror bagi kita, konsumen, yang sering kali diperlakukan tak layak dan tak adil, tapi ketika mengeluh malah dituduh mencemarkan nama baik.

Tapi ada hikmahnya buat saya dan sampean. Tragedi yang dialami Prita bisa menimpa siapa saja, saya atau sampean. Kita semua. Kita harus bersatu melawan kesewenang-wenangan dan ketidakadilan semacam ini. Kita juga mesti semakin hati-hati. Musuh di luar sana semakin pintar. Kita juga harus semakin cerdik.

Nah, untuk menghindari jeratan pasal karet di UUITE itu, mungkin ada baiknya sampean mendengar nasihat Ari Juliano, pengacara dan blogger kawan saya itu. Dia mengatakan bahwa sebagai blogger atau netizens kita tidak bisa menghindar dari tuntutan hukum atas segala aktivitas kita yang dipublikasikan. Kita hanya bisa mengurangi agar dampaknya tak terlalu fatal buat kita.

Caranya (diadaptasi dari blog Rama, Daily Social):

* Jangan cuma cari perhatian dengan judul-judul yang terlampau provokatif untuk mengincar traffic dan sensasi. Sebagai blogger kita tentu bahagia ketika blog kita dikunjungi banyak orang, namun dengan teknik seperti ini bisa-bisa menjadi bumerang untuk kita.
* Fokus terhadap masalah yang sampean alami atau keluhkan, dan bukan terhadap orang/lembaganya. Seringkali pandangan subyektif atau kebencian terhadap seseorang bisa terpancar dalam tulisan di blog. Padahal untuk mendukung obyektivitas, sebagai blogger harus melihat ke gambaran yang lebih besar yaitu masalahnya, bukan orangnya.
* Jangan hanya mengritik, tapi berikan juga solusi. Kritik tentu boleh saja, tetapi ada bedanya antara kritik yang membangun dan yang menjatuhkan. Kritik yang menjatuhkan rawan jeratan pasal-pasal dari UU-ITE. Sampaikan kritik dengan bahasa yang santun. Sodorkan alternatif solusi agar kritik sampean bisa diterima dengan lapang.
* Jangan segan minta maaf. Seringkali blogger yang sudah menulis tentang sebuah kritik atau masukan enggan meminta maaf meskipun sudah terbukti bahwa kritik atau keluhannya ternyata salah. Nah, sebaiknya jangan terlalu angkuh dan enggan meminta maaf.
* Freedom of speech pasti disertai freedom of response. Jadi kita harus siap menerima masukan, kritik, atau keberatan pembaca.

>> Selamat hari Kamis, Ki Sanak. Apa yang akan sampean lakukan seandainya mengalami kasus yang sama dengan Prita?

>> Email Prita yang bikin heboh itu bisa dilihat di sini.

asalnya dari sini

→ Leave a CommentCategories: 1

PRITA, DUNIA SUNGGUH AROGAN…

June 3, 2009 · 1 Comment

SUDAH tiga pekan wanita itu meringkuk dalam ruang pengap dan dingin tahanan. Ia hanya seorang wanita yang mengeluh. Dalam ruang hidup tak berbatas, kita seperti tercekik oleh sebuah ketakutan dan arogansi institusi kesehatan macam rumah sakit.
Di sisi lain hukum lalu gampang jadi instrumen arogansi itu. Ia tidak lagi memberikan rasa adil, tapi justru sebaliknya: sebuah pelecehan terhadap pengekspresian hidup. Prita berada dalam konstelasi seperti itu.
Ia hanya wanita. Ia mengeluh betapa sebuah rumah sakit yang birokratis bukannya memberikan dorongan rasa nyaman dan penyembuhan, namun justru membuat penderitaan baru. Ia hanya menulis email, dan entah kenapa ia lalu dipenjara.
Prita ditahan di LP tersebut sejak 13 Mei 2009 karena dituduh melakukan pencemaran nama baik terhadap RS Omni International Tangerang lewat internet. Hal itu berawal dari email Prita yang dikirim kepada teman-temannya seputar keluhannya terhadap RS tersebut, yang kemudian menyebar ke publik lewat milis.
Prita merasa dibohongi dengan diagnosa demam berdarah saat dirawat di RS Omni pada pertengahan Agustus 2008. Belakangan dokter di RS tersebut mengatakan dia hanya terkena virus udara. Tak hanya itu, dokter memberikan berbagai macam suntikan dengan dosis tinggi, sehingga Prita mengalami sesak nafas.
Saat hendak pindah ke RS lainnya, Prita mengajukan komplain karena kesulitan mendapatkan hasil lab medis. Namun, keluhanya kepada RS Omni itu tidak pernah ditanggapi, sehingga dia mengungkapkan kronologi peristiwa yang menimpanya kepada teman-temannya melalui email dan berharap agar hanya dia saja yang mengalami hal serupa. Pihak Omni telah menjawab tulisan Prita itu lewat milis dan iklan di media cetak.
Prita dijadwalkan disidang secara pidana pada Kamis 4 Juni mendatang di Pengadilan Negeri Tangerang setelah kalah dalam sidang perdata. Perempuan yang bekerja di sebuah bank swasta ini dijerat dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan hukuman maksimal 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar. Sebuah aplikasi perangkat hukum yang sungguh tidak masuk akal!!!

→ 1 CommentCategories: 1

Bebaskan PRITA

June 3, 2009 · 4 Comments

Obrolan hangat di kalangan ‘aktivis’ milis atau pun blogger saat ini adalah Prita Mulyasari. Ibu dua anak yang masih kecil-kecil itu ditahan di LP Wanita Tangerang sejak 13 Mei lalu dengan tuduhan pencemaran nama baik RS Omni International Tangerang lewat internet.
ADVERTISEMENT

Penahanan Prita yang diadili 4 Juni mendatang itu dinilai berlebihan. Alhasil, ‘penggiat’ internet pun ramai-ramai membelanya, termasuk lewat Facebook.

Support itu bertajuk “DUKUNGAN BAGI IBU PRITA MULYASARI, PENULIS SURAT KELUHAN MELALUI INTERNET YANG DIPENJARA”. Hingga pukul 11.30 WIB, Selasa (2/6/2009) grup ini telah memiliki 5.910 member. Grup ini menargetkan mengumpulkan 7.500 member.

Aspirasi kelompok perjuangan ini adalah ‘Bebaskan Ibu Prita Mulyasari Dari Penjara dan Segala Tuntutan Hukum’ dengan 3 poin:

1. Cabut segala ketentuan hukum pidana tentang pencemaran nama baik karena sering disalahgunakan untuk membungkam hak kemerdekaan mengeluarkan pendapat

2. Keluhan/curhat ibu Prita Mulyasari thd RS Omni tidak bisa dijerat dengan Pasal 27 ayat (3) UU ITE

3. Keluhan/curhat Ibu Prita Mulyasari dijamin oleh UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

4. RS Omni hendaknya memberikan HAK JAWAB, bukan melakukan tuntutan perdata dan pidana atas keluhan/curhat yg dimuat di suara pembaca dan di milis2

Kisah tragis Prita ini dimulai ketika Prita menulis keluhannya lewat email ke sejumlah rekannya pada medio Agustus 2008 setelah komplainnya kepada pihak RS tidak mendapat respons memuaskan. Isinya kekesalan Prita pada pelayanan RS Omni yang telah dianggapnya telah membohonginya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami sesak napas. Prita juga menyesalkan sulitnya mendapatkan hasil lab medis.

Tak dinyana, tulisan Prita menyebar ke berbagai milis. Pihak RS Omni telah menjawab tulisan Prita lewat milis dan memasang iklan di media cetak. Tak cukup itu, RS itu juga memperkarakan Prita ke pengadilan. Prita dijerat dengan UU Informasi dan Traksaksi Elektronik (ITE) dengan hukuman maksimal 6 tahun atau denda Rp 1 miliar.

→ 4 CommentsCategories: 1

ini aku, hamba dan penciptamu

June 2, 2009 · Leave a Comment

semesta tak pernah hening..
semesta terlalu berisik oleh dentingan suara mesin
lelehan besi berbisik
rantai yang bergemerincing

Dug dag .. Dug dag!

Palu itu kian keras menghantam
Paku itu kian dalam menghujam

Dug dag! Dug dag!

kelak kan ku gantikan kalian
mahluk rasa yang sangat lemah
kelak kan tiada setan
hanya mesin berdiri mengadah

Dug dag! Dug dug dag!
Dug dag! Dug dug dag!

kini ku makin cepat berpacu
kini makin tak ada ragu
kini ku lacak dirimu
ini aku, hamba dan penciptamu

Dug dag! Dug dag!
Dug dag! Dug dug dag!
Dug dag! Dug dag!
Dug dag! Dug dug dag!

Dess!!

→ Leave a CommentCategories: 1

Arti nama anakku

March 9, 2009 · 2 Comments

Singkatnya:
Mikail Shira Aydin Hadi
Pemimpin perkasa pembawa rejeki yang selalu bernyanyi untuk kesejahteraan, cerdas dan memandu kearah kebaikan.

Panjangnya:
Pernahkah terpikir oleh kalian, apa nama yang akan diberikan pada anak kelak nanti? Harapan apa yang disertakan dalam setiap kata dan hurufnya?

Apa yang akan dijawab jika ada yang menanyakan apa ratinya nama itu? Apa yang akan dikatakan ketika si anak dapat pertayaan dari guru atau temannya, “Apa arti namamu?” belum lagi, nenek, kakek, paman, bibi, tetangga, dan lingkungan yang peduli terhadap sang pemilik nama.

Internet dan buku arti nama adalah pilihan utama, segala rujukan akan dipertimbangkan dalam pemikihan kata ini. Setelah itu menyatukan nama agar enak didengar antara kombinasi setiap katanya merupakan hal yang cukup sulit, apa lagi sebelum nama ditentukan sudah ada nama keluarga yang tercantum di bagian belakangnya: Hadi. Tibalah Istriku sepulang kantor membawa sedaftar nama dan artinya dalam lembaran kertas hasil cetak. Operasi pun dilakukan, butuh seminggu untuk meyakinkan nama anak kami sudah pasti.

Sebuah kata pastilah bermakna. Makna pun akan bercabang sesuai dengan konteks keadaan dan lingkungannya. Tidak jarang sebuah kata bermakna ganda, yang tidak berhubungan satu sama lain. Jadi, Arti yang mana yang dimaksud dengan nama yang diberikan itu? Apa alasannya? Bagaimana sejarahnya? Pertanyaan ini sangat lazim ditemui.

Ada contoh kasus seperti ini ketika aku memberikahukan pada dunia tentang nama anakku.
Para penanya : apa nama anakmu?
Aku : Mika, Mikail Shira Aydin Hadi
Tanggapannya
Fu : gue jadi inget (toko bangunan) Material.
Do : bukan, kaya plastik itu loh!
Mama Dieta : Ga boleh lho ngasih nama anak dengan nama malaikat, harus ada belakangnya [doh.. kan dah disebutin tadi ada tiga kata yang mengikuti Mikail]
Mee : ih lucu, namanya ga pasaran, dan ga ngikutin trend.
Mike : kok nama depannya sama kaya aku?
Mama Age : ah nama mah apa aja, yangpenting harapannya bagus.
Papa Age : kalo cewek jadi Mikaila dong?
Adik Dieta : kalo gitu panggilnya Ma’il saja. (tokoh dalam suatu serial komedi situasi di TV)
Dsb. Dsb.

Bias semua arti yang ku maksud, Jadi, izinkan aku bercerita, cita yang tersemat dalam sebuah nama: Mikail Shira Aydin Hadi.

Bagian I : Mikail

Sejak dulu aku tidak ingin anakku bernama denga huruf depan A atau Z. Karena jika di absen di sekolah, selalu urutan pertama atau terakhir, yang selalu sial jika ditanya Bu guru tentang pelajaran. Hehe, ini sih dari pengalaman burukku saja. Aku suka belum siap jika dipanggil pertama kali, sering grogi. Sempat kubertanya ke Mama Papa “Kenapa sih aku harus bernama dengan huruf awal A?” Jadi hufuf bukan A atau Z adalah langkah pengamanan saja.

Aku selalu mengagumi malaikat, baik dari cerita guru agama, filem di TV dan bioskop, cerita orang tua, dan tentunya pencarian pencerahan yang kulakukan. Malaikat tidak pernah jelas asal usul namanya. Tapi ia mempunyai tugas yang sangat menentukan untuk membantu Tuhan menjalankan dunia ini. Soal Tuhan yang perlu dibantu akan dibahas di tulisan lain agar tidak menyimpang dari topik.

Sebagai kaum muda, selayaknya aku menyukai hal-hal pemberontakan, anti mainstream dan tidak suka hal-hal pasaran. Aku menyukai sesuatu yang ekslusif. Malaikat apa yang tidak pasaran? Menurutku malaikat yang paling sering disebut di Indonesia dan Islam pada umumnya adalah Jibril. Walaupun jibril itu hebat dan akan menjadi kata nama yang bagus, aku jadi tidak begitu suka.

OK, Malaikat apa lagi yang popular tapi ga pasaran, teringan Azrael, kucingnya penyihir Garamel dalam komik Smurf yang kebetulan juga menjabat sebagai malaikat pencabut nyawa. Humm kucing itu memang lucu, tapi azrael akan memberikan kesan menyeramkan. Mertuaku sepertinya tidak akan setuju. Apalagi diawali denga huruf A, jadi ku gagalkan.

Siapa lagi? Ridwan, Malik? Ah sudah banyak yang pakai nama ini. Rokib, Atid dan yang lainnya tidak begitu cocok sebagai nama. Ditelinga gak aneh didengarnya. Isrofil, sang musisi (kalo ga salah: peniup sangkakakala).. hummm lumayan.. tapi belum sreg, mungkin nanti untuk anak selanjutnya.

Jadilah pilihanku tertuju pada Mikail, yang guru agama SD ku bilang, tugasnya adalah menurunkan hujan. Mikail/Mikhail adalah malaikat yang mengatur angin, menurunkan hujan/petir, membagikan rezeki pada manusia, tumbuh-tumbuhan juga hewan-hewan dan lain-lain di muka bumi ini. OK, Mikail kalo begitu, kucari informasi lanjut tentang Mikail, yang ternyata kontrofersial. Cukup unik untuk nama seorang anak dari Agung Hawari Hadi dan Agwina Dieta.

Mika, selain enak di ucapkan, terdengan lucu dan menarik. Satu harapan bahwa anakku kelak jadi pusat perhatian, sehingga disayang lingkungannya. Mika memang mengikatkan pada sejenis plastik tipis namun keras, melambangkan sesuatu yang bersinar mengkilap, fleksibel namun tak cepat rusak. Satu harapan lagi tentang keberhasilan dalam pekerjaan, luwes tapi berpendirian kuat.

Menurut sebuah situs gudang nama di internet, Mikail itu: sebuah nama anak laki-laki, adalah bahasa Slavia (Slavic) berasal dari kata Michael yang artinya “
Who is like God”. Secara bahasa memang cukup aneh: “ yang seperti Tuhan”. Tapi Aku menafsirkannya: ”Berpribadi sesuai dengan jalan Tuhan”. Singkatnya: “Ridho Allah”.

Kutipan kitab suci :
Al Baqarah ayat 98 :
[98] Barang siapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya,
rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah
musuh orang-orang kafir.

Dan pula kontroversinya cukup panjang. Salah satunya adalah:

Sebagian ulama juga membenci pemberian nama dengan nama-nama malaikat,
seperti Jibril, Mikail, Israfil dan lain-lain.
http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg04212.html

saya malas membacanya, tapi selayaknya gossip di infotainment, kontroversi akan menambah bumbu ketertarikan.

Lengkapnya tentang mikail bisa di baca di wikipedia http://id.wikipedia.org/wiki/Malaikat_Mikail , atau di bawah sini.

Bagian II : Shira

Shira, adalah kata dari bahasa Hebrew yang artinya : nada atau nyanyian. Sebagai seniman, ingin rasanya membubuhkan nada dalam hidup sang anak, agar budi-nya halus, memahami keindahan dan penuh sopan. Satu lagi harapan tentang perkembangan pikiran yang seimbang antara rasional dan estetika, otak kiri dan kanan.

Dalam bahasa lain (maaf saya lupa) Shira juga berarti kesejahteraan.

Bukan shiro anjing yang menjadi objek penderita di film kartun shinchan. Bukan juga sirah, yang artinya kepala dalam bahasa sunda.

Bagian III : Aydin

Aydin adalah nama untuk anak laki-laki yang berasal dari bahasa Arab yang artinya: Cerdas. Tak usah di jabarkan lagi, saya piker ini cukup jelas.

Bukan pintar, bukan cerdik, bukan rajin, bukan genius apalag picik. Tapi CERDAS! Jika anda tahu perbedaan(arti )nya (selain dari huruf, bunyi dan sebagainya) maka anda adalah orang yang cerdas!

Bagian IV : Hadi
Ini adalah nama warisan keluarga, yang kalo ga salah, Mika adalah generasi ke-4 yang menggunakan marga Hadi. Masih baru memang tapi diharapkan terus berkembang. Kenapa memakai nama keluarga? Sebagai anak yang lahir di lingkungan metropolitan dan dibesarkan di lingkungan suku jawa, sunda, dan sebagainnya, pemakaian nama keluarga adalah hal yang baru. Karena banyak keluarga yang tidak memakainya dalam akte maupun keseharian. Di bagian barat Indonesia Nama keluarga masih banyak dipakai terutama di bilangan suku Batak seperti Simamora, Sitompul, Lubis, Panjaitan dan sebagainya. Kalo ga salah juga di Minang, (suku keluarga istri) saya juga tidak memasukkan nama keluarga dalam akte, hanya dalam gelar keaderahan dan menjadi Fam saja. Misalnya “kau adalah orang chaniago”, atau “Saya lahir di keluarga besar Gusti”.

Nama keluarga dipakai di dunia ini. Arab dengan bin atau binti nya, “Abdullah bin Abu Thohir bin Yusuf”. Atau di dunia barat yang menyertakan nama keluarga seperti “Jean-Luke Peterson” atau “John Carpenter”. Apa alagi sekarang sudah mengadopsi cara barat dalam pengisian formulir: Nama Keluarga: … Nama Depan: … . jadi saya pikir memang sudah sebaiknya menyertakan nama keluarga dalam nama anak saya.

Nama keluarga juga penting untuk men-trace asal usul seseorang. Jadi riwayat hidup pun akan lebih mudah di susuri, Inginkah anda diingan oleh turunan anda nanti, kalo saya sih ingin.

Saya menganut paham warisan turunan Laki-laki, jadi nama keluraga diberikan ke anak laki-kali sebagai ahli waris yang akan menerus kan nama keluarga ke turunan berikutnya. Sementara pada anak perempuan tidak harus dimasukkan karena ia akan berganti nama keluarga pada saat menikah dengan laki-laki yang akan meneruskan turunannya. Memang ada beberapa orang yang memasukkan dua nama keluarga walaupun telah menikah seperti “Pamela Lee-Anderson”.

Hadi ternyata memiliki makna yang sangat dalam sebagai penutup iringan nama, yaitu: Pemandu ke arah kebenaran. Jadi karena simpang siurnya arti nama, apapun nama anak saya kelak, nama itu adalah arti yang mengarah ke kebaikn, bukan sebaliknya.

Singkatnya:
Mikail Shira Aydin Hadi
Pemimpin perkasa pembawa rejeki yang selalu bernyanyi untuk kesejahteraan, cerdas dan memandu kearah kebaikan.
—————————————————————————————————-
Disarikan dari Wikipedia:

ISLAM
Mikail/Mikhail adalah malaikat yang mengatur angin, menurunkan hujan/petir, membagikan rezeki pada manusia, tumbuh-tumbuhan juga hewan-hewan dan lain-lain di muka bumi ini. Dikatakan setiap satu makhluk yang memerlukan rezeki untuk hidup di dunia ini akan diselia rezekinya oleh satu malaikat Karubiyyuun.
Malaikat Mikail adalah salah satu di antara pembesar malaikat yang empat. Ia dicipta oleh Allah SWT selepas malaikat Israfil dengan selisih kira-kira lima ratus tahun. Dari kepala malaikat Mikail hingga kedua telapak kakinya berbulu Za’faron. Jika seluruh air di lautan dan sungai di muka bumi ini disiramkan di atas kepalanya, nescaya tidak setitikpun akan jatuh melimpah. Di atas setiap bulu-bulunya, terdapat sebanyak satu juta muka.
Setiap muka malaikat Mikail ini pula mempunyai satu juta mulut dan setiap mulut mempunyai satu juta lidah manakala setiap lidah-lidahnya boleh berbicara satu juta bahasa atau lisan. Setiap satu juta lisan tersebut adalah membaca istighfar pada Allah SWT bagi orang-orang mukmin yang berdosa.
Setiap satu juta muka atau wajahnya mempunyai satu juta mata. Tiap-tiap matanya sentiasa menangis kerana memohon rahmat bagi orang-orang mukmin yang berdosa. Tiap-tiap matanya yang menangis itu mengeluarkan tujuh ribu titisan air mata dan setiap titisan air mata itu Allah SWT ciptakan satu malaikat Karubiyyuun yang serupa dengan kejadian malaikat Mikail Setiap malaikat-malaikat ini ditugaskan untuk bertasbih pada Allah SWT sehingga hari kiamat.
Imam Ahmad rah. dengan sanadnya, dari Anas bin Malik RA, ketika Rasulullah SAW Mikraj ke langit baginda ada bertanya pada malaikat Jibril: “Mengapa aku tidak pernah nampak malaikat Mikail tertawa?”
Malaikat Jibril menjawab: “Malaikat Mikail tidak pernah tertawa semenjak neraka diciptakan”
Kalimat terakhir serem juga ya?

Mikail dalam Angelologi dan Okultisme
Para okultis modern menghubungkan Mikail dengan warna merah, arah selatan dan unsur api.
Dalam bentuk-bentuk okultisme lainnya, Mikail disebut sebagai roh planet Merkurius. Dia adalah penguasa hari Minggu dan Kamis. Ia adalah campuran dari movitasi, keaktifan dan keberhasilan. Konon ia adalah pembawa karunia kesabaran, dan malaikat karier, keberanian, keberhasilan, ambisi, motivasi, dan tugas-tugas kehidupan. Warna lilin Mikail adalah oranye, putih dan emas. Energi warnanya adalah oranye, ungu, putih, kristal, emas, dan coklat.
Dalam Kitab Urantia, Yesus dan Mikail dianggap sama, seperti yang diyakini oleh Saksi Yehuwa.

Budaya popular

Paradise Lost karya Milton
Dalam puisi epik bahasa Inggris Paradise Lost oleh John Milton, Mikail memimpin pasukan malaikats yang setia kepada Allah dalam melawan kekuatan pemberontak yang dipimpin Setan. Dengan bersenjatakan pedang dari perlengkapan senjata Allah, Mikail mengalahkan Setan dalam suatu perkelahian pribadi, dan melukai pinggangnya.

Peranan dalam The Exorcist
Menurut sebuah buku harian yang ditulis oleh Rm.Raymond Bishop, seorang pastur Yesuit di Universitas St. Louis, sekadar menyebut nama St. Mikail menyebabkan seorang anak laki-laki berumur 13 tahun mengalami parut-parut pada tubuhnya pada suatu eksorsisme (pengusiran setan). Menjelang akhir eksorsisme itu, anak tersebut mendapat penglihatan tentang Iblis dan sepuluh penolongnya yang terlibat dalam suatu pertempuran sengit melawan St. Mikail. Pada suatu saat, ketika bermimpi, malaikat itu tersenyum kepada anak itu dan berkata “Dominus” (Tuhan). Tak lama kemudian, anak itu berseru, “Setan! Setan! Aku adalah St. Mikail, dan aku perintahkan engkau Setan, dan roh-roh jahat lainnya untuk meninggalkan tubuh ini dalam nama Dominus, Segera. Sekarang! SEKARANG! SEKARANG JUGA!”
Buku harian Rm. Bishop digunakan oleh William Peter Blatty sebagai dasar untuk bukunya, The Exorcist, dan belakangan, oleh Thomas B. Allen, dalam bukunya 1993 Possessed: The True Story of an Exorcism.

Film “Michael
Mikail sang Penghulu Malaikat merupakan tokoh utama, yang diperankan oleh John Travolta, dalam sebuah film 1996 Michael. Film ini adalah sebuah komedi tentang seorang “malaikat yang tidak lazim” yang ditemukan hidup di Bumi.

Komik DC Lucifer Michael
Michael Demiurgos adalah seorang tokoh terkemuka dalam komik Lucifer yang ditulis oleh Mike Carey. Di dalam cerita ini, ia adalah saudara dari Lucifer Bintang Fajar dan digambarkan sebagai kekuatan Allah karena ia menguasai demiurgos di dalam tubuhnya yang digunakan oleh Allah dalam penciptaan alam semesta. Lucifer melepaskan kekuatan batin ini di dalam Mikail yang terluka, sehingga melahirkan kosmosnya sendiri dalam rangkaian kisah ini.

Sejarah
Malaikat Mikail (bahasa Ibrani מיכאל Micha’el atau Mîkhā’ēl, bahasa Latin Michael atau Míchaël) adalah penghulu malaikat atau pemimpin bala tentara sorga yang disebut dalam Kitab Wahyu 12:7. Dalam Alkitab Ibrani Mikail hanya disebutkan namanya dalam konteks Persia dari Kitab Daniel pasca-pembuangan. Hanya dalam Daniel sajalah Mikail muncul— sebagai “salah seorang pangeran kepala” yang dalam penglihatan Daniel datang untuk menolong malaikat Gabriel dalam pergumulannya melawan malaikat Persia. Ia juga digambarkan sebagai pembela Israel (10:21, 12:1). Tradisi Talmud menerangkan bahwa namanya berarti dia “yang seperti El (Allah)” (tetapi secara harafiah berarti “Serupa dengan El”) (bandingkan dengan Mikha, salah satu nabi yang belakangan), namun menurut Rabi Simeon ben Lakish (230-270 M), semua nama yang spesifik dari para malaikat dibawa kembali oleh orang-orang Yahudi dari Babel. Banyak penafsir modern yang setuju dengan pernyataan ini.
Mikail adalah salah satu malaikat utama dalam tradisi Abrahamik. Namanya konon adalah seruan peperangan para malaikat dalam pertempuran yang mereka lakukan di sorga dalam melawan Setan dan para pengikutnya.
Tokoh Mikail diduga berasal dari Khaldea sebagai dewa atau roh pelindung. Ia diterima oleh orang-orang Yahudi dan kemudian muncul sebagai malaikat penting dalam cerita rakyat Yahudi sehingga ia dihormati sebagai malaikat pelindung bangsa-bangsa (dari 70 atau 72 negara menurut sumber-sumber lain). Ia tidak kehilangan kehormatannya. Biasnya sepenuhnya dipahami karena ia merupakan favorit bangsa pilihan Allah.
Banyak cerita yang lebih terinci dari Midrash yang belakangan tentang Mikail masuk ke dalam mitologi Kristen melalui Kitab Henokh dan dari situ diterima dan dikembangkan lebih jauh. Dalam Kekristenan Abad Pertengahan akhir, Mikail bersama-sama dengan St George menjadi pelindung kaum ksatria, dan pelindung dari first ordo ksatria pertama dari Prancis, Ordo Santo Mikail pada 1469. Dalam sistem kehormatan Britania, sebuah kelas ksatria dibentuk pada 1818 dan juga dinamai mengikuti kedua santo ini, Order of St Michael and St George.
Umat Katolik dan Kristen Ortodoks menyebutnya sebagai St. Mikail Penghulu Malaikat dan juga dalam bentuk yang lebih singkat sebagai Santo Mikail.

Kitab Daniel
Nabi Daniel mendapatkan suatu penglihatan setelah berpuasa selama beberapa waktu lamanya. Dalam penglihatan itu, seorang malaikat yang disebut Mikail sebagai pelindung Israel (10:13, 21). Belakangan dalam penglihatan itu (12:1), kepada Daniel diberitahukan bahwa Mikail will akan membela Israel pada masa kesengsaraan yang akan datang. Setelah itu Mikail tidak disebut-sebut lagi dalam Kitab Suci Ibrani.

Kitab Yosua
“Panglima bala tentara Tuhan” yang dijumpai oleh Yosua pada tahap-tahap awal peperangannya di Tanah Perjanjian (Yosua 5: 13-15) mempunyai cirri-ciri Mikail Penghulu Malaikat, sebagai utusan sorgawi yang tidak disebutkan namanya, yang bersifat adikodrati dan kudus, dan kemungkinan diutus oleh Allah:
Ketika Yosua dekat Yerikho, ia melayangkan pandangnya, dilihatnya seorang laki-laki berdiri di depannya dengan pedang terhunus di tangannya. Yosua mendekatinya dan bertanya kepadanya: “Kawankah engkau atau lawan?” Jawabnya: “Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang.” Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: “Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?” Dan Panglima Balatentara TUHAN itu berkata kepada Yosua: “Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat engkau berdiri itu kudus.” Dan Yosua berbuat demikian. (Yosua 5: 13-15 TB )
Tradisi rabinik
Menurut tradisi rabinik Yahudi, Mikail bertindak sebagai pembela Israel, dan kadang-kadang harus berperang melawan raja-raja bangsa-bangsa lain (bdk. Dan. 10:13) dan khususnya dengan malaikat Samael, penuduh Israel. Permusuhan Mikail dengan Samael berasal dari masa ketika ia dibuang dari sorga. Samael memegang sayap Mikail, yang ingin dibawanya bersamanya dalam kejatuhannya, namun Mikail diselamatkan oleh Allah (Midrash Pirke R. El. xxvi.).
Para rabi menyatakan bahwa Mikail mulai menjadi pembela sejak masa para leluhur di Alkitab. Jadi, menurut Rabi Eliezer ben Jacob, Mikail-lah yang membebaskan Abraham dari api ketika ia dibuang ke dalamnya oleh Nimrod (Midrash Genesis Rabbah xliv. 16). Mikail pulalah, yang merupakan “seorang pelarian ” (Kejadian 14:13), yang memberitahukan kepada Abraham bahwa Lot telah ditawan (Midrash Pirke R. El.), dan yang melindungi Sarah dari pencemaran yang akan dilakukan oleh Abimelekh. Ia mengumumkan kepada Sarah bahwa ia akan melahirkan seorang anak laki-laki dan ia melepaskan Lot dari kehancuran Sodom (Talmud B. M. 86b).
Dikatakan pula bahwa Mikail-lah yang menghalangi Abraham dari mengorbankan Ishak dengan menggantikannya dengan seekor domba jantan, dan menyelamatkan Yakub, ketika ia masih berada di rahim ibunya, sehingga ia tidak dibunuh oleh Samael (Midr. Abkir, in Yalḳ., Gen. 110). Belakangan Mikail mencegah Laban melukai Yakub (Pirke R. El. xxxvi.). Menurut sebuah sumber, Mikail pulalah yang bergumul dengan Yakub, dan yang belakangan memberkatinya (Targum pseudo-Jonathan to Genesis 32:25; Pirke R. El. xxxvii.).
Midrash Exodus Rabbah mengatakan bahwa Mikail melakukan fungsinya sebagai pembela Israel pada masa pembebasan dari Mesir juga, ketika Satan (sebagai lawan) menuduh bangsa Israel melakukan penyembahan berhala dan menyatakan bahwa dengan demikian mereka layak mati dengan tenggelam di Laut Merah (Ex. R. xviii. 5). Tetapi menurut Midr. Abkir, ketika Uzza, malaikat pelindung Mesir, memanggil Mikail untuk memohon di hadapan Allah, Mikail tetap membungkam, dan Allah sendirilah yang membela Israel.
Legenda menjadikan Mikail sebagai guru Musa; sehingga bangsa Israel berutang kepada pembela mereka untuk Torah yang sangat baik. Gagasan ini dirujuk dalam Midrash Deuteronomy Rabbah xi. 6 dalam pernyataan bahwa Mikail menolak untuk mengantarkan jiwa Musa kepada Allah dengan alasan bahwa ia adalah guru Musa.
Mikail dikatakan telah menghancurkan bala tentara Sankherib (Midrash Exodus Rabbah xviii. 5), suatu perbuatan yang biasanya dikatakan telah dilakukan oleh malaikat yang tidak disebutkan namanya tetapi mungkin hal ini dilakukan oleh Uriel, Gabriel, atau lain-lainnya. Ia juga dikatakan sebagai malaikat yang berbicara kepada Musa di belukar yang terbakar (kehormatan ini biasanya diberikan kepada Zagzagel). Ia diterima dalam dongeng-dongeng rakyat pula sebagai pelindung khusus Adam. Konon dialah malaikat pertama di seluruh sorga yang sujud menyembah di hadapan umat manusia. Mikail kemudian tetap menjaga keluarga pertama, tetap waspada memelihara mereka bahkan setelah kejatuhan Adam dan Hawa dan setelah mereka dikeluarkan dari Taman Eden. Dalam Kitab Adam dan Hawa yang apokrif, Mikail mengajarkan Adam bagaimana caranya bercocok tanam. Penghulu Malaikat belakangan membawa Adam ke sorga dengan sebuah kereta berapi, dan mengantarkannya meninjau tempat kediaman kudus itu.
Setelah kematian Adam, Mikail menolong meyakinkan Tuhan untuk mengizinkan agar jiwa Adam dibawa masuk ke sorga dan dibersihkan dari dosa-dosanya yang besar. Legenda Yahudi juga menyatakan bahwa Mikail adalah salah satu dari tiga “orang” yang mengunjungi Abraham. Dikatakan bahwa dialah yang berusaha melindungi Israel dari pembuangan oleh Nebukadnezar dan menyelamatkan Bait Allah dari kehancuran, tetapi dosa-dosa umat Israel begitu besarnya sehingga ia tidak berdaya untuk melaksanakan maksudnya itu.
Ada sebuah legenda yang tampaknya aslinya adalah Yahudi, dan yang diambil oleh orang-orang Koptik, sehingga akibatnya Mikail menjadi orang pertama yang diutus Allah untuk membawa Nebukadnezar untuk melawan Yerusalem, dan bahwa Mikail setelah itu sangat aktif dalam membebaskan bangsanya dari Pembuangan di Babel (Amélineau, “Contes et Romans de l’Egypte Chrétienne,” ii. 142 et seq.). Menurut sebuah midrash, Mikail menyelamatkan Hananya dan rekan-rekannya dari tungku api (Midrash Genesis Rabbah xliv. 16). Mikail juga aktif pada masa Ester: “Semakin Haman menuduh Israel di muka bumi, semakin kuat Mikail membela Israel di sorga” (Midrash Esther Rabbah iii. 8). Mikail pulalah yang mengingatkan Ahasveros bahwa ia berutang kepada Mordekhai (Targum to Esther vi. 1). Ada sebuah legenda bahwa Mikail menampakkan diri kepada imam agung Yohanes Hirkanus, dan menjanjikan bantuan kepadanya (bdk. Josephus, “Ant.” xiii. 10, § 3).

Legenda tentang Mikail dengan naga yang terkenal itu muncul dari pergumulan Mikail melawan Samael (dengan iblis, menurut Assumptio Mosis, x.). Legenda ini tidak ditemukan dalam sumber-sumber Yahudi kecuali sejauh Samael atau Setan disebut dalam Kaballah “si ular tua itu”.
Gagasan bahwa Mikail adalah pembela orang-orang Yahudi menjadi begitu meluas sehingga meskipun terdapat larangan para rabi agar umat tidak memohon kepadapara malaikat sebagai perantaraan antara Allah dan umat-nya, Mikail belakangan menduduki suatu tempat tertentu dalam liturgi Yahudi. Ada dua doa yang ditulis yang berisi permohonan kepadanya sebagai pangeran belas kasih agar menjadi perantara untuk membela Israel: yang satu dikarang oleh Eliezer ha-Kalir, dan yang lainnya oleh Judah b. Samuel he-Hasid. Tetapi permohonan kepada Mikail tampaknya jauh lebih umum pada masa-masa kuno. Jadi Yeremia dikatakan (Baruch Apoc. Ethiopic, ix. 5) pernah berdoa kepadanya. “Ketika seseorang sangat membutuhkan, ia harus berdoa secara langsung kepada Allah, dan bukan kepada Mikail ataupun Gabriel” (Yer. Ber. ix. 13a).
Sehubungan dengan sifat persembahan yang dibawa oleh Mikail ke mezbah, salah satu pandangan mengatakan bahwa persembahan itu berupa jiwa-jiwa orang-orang yang benar, sementara menurut yang lainnya, persembahan itu berupa domba-domba yang berapi. Pandangan pertama, yang meluas dalam tulisan-tulisan mistik Yahudi, menjelaskan kedudukan penting yang diduduki oleh Mikail eskatologi Yahudi. Gagasan bahwa Mikail adalah Kharon dari masing-masing jiwa, yang lazim ditemukan di antara orang Kristen, tidak terdapat dalam sumber-sumber Yahudi, tetapi bahwa ia bertanggung jawab atas jiwa-jiwa orang yang benar muncul dalam banyak tulisan Yahudi.
Mikail dikatakan pernah berdiskusi dengan Samael mengenai jiwa Musa (Midrash Deut. Rabbah xi. 6.) Menurut Zohar, Mikail mendampingi jiwa-jiwa orang yang saleh dan menolong mereka memasuki pintu gerbang sorgawi Yerusalem. Dikatakan bahwa Mikail dan bala tentaranya ditempatkan di pintu-pintu gerbang sorgawi Yerusalem dan mengizinkan masuk kepada jiwa orang-orang yang benar. Fungsi Mikail adalah membuka pintu-pintu gerbang, juga termasuk pintu gerbang keadilan bagi mereka yang adil. Juga dikatakan bahwa pada hari kebangkitan Gabriel akan meniup trompet dan kubur-kubur akan terbuka dan orang-orang mati akan bangkit.

In fact, kami baru tahu nama tersebut
Sebagaimana kami baru tahu
bahwa nama Mikail juga disandang
oleh salah seorang anak Cak Nur, Ahmad Mikail Majid

Suka-suka dia aja mo gimana ama arti namanya nanti.. hihihi

→ 2 CommentsCategories: 1