<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: PRITA, DUNIA SUNGGUH AROGAN&#8230;</title>
	<atom:link href="http://hawarihadi.wordpress.com/2009/06/03/prita-dunia-sungguh-arogan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hawarihadi.wordpress.com/2009/06/03/prita-dunia-sungguh-arogan/</link>
	<description>...your mind, my sight</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Jan 2010 02:27:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: ksemar</title>
		<link>http://hawarihadi.wordpress.com/2009/06/03/prita-dunia-sungguh-arogan/#comment-118</link>
		<dc:creator>ksemar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 06:47:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hawarihadi.wordpress.com/?p=132#comment-118</guid>
		<description>Kasus yang menimpa Mbak Prita merupakan bukti nyata bahwa penegak hukum kita masih suka mempermainkan hukum atau menerapkan pasal-pasal hukum yang keliru untuk kepentingan pribadi atau kelompok di negeri ini. Disisi lain kasus tersebut merupakan gambaran bahwa &quot;sejumlah orang&quot; masih senang &quot;membungkam&quot; keluhan, kritik dan apa yang dirasakan oleh rakyat. Jika hal ini dibiarkan maka kebebasan mengeluarkan pendapat yang dilindungi oleh UU akan segera &quot;mati&quot; di negeri ini. Tetap semangat Mbak Prita, doa kami bersamamu. salam, Masyarakat Marginal Sumatera Utara.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kasus yang menimpa Mbak Prita merupakan bukti nyata bahwa penegak hukum kita masih suka mempermainkan hukum atau menerapkan pasal-pasal hukum yang keliru untuk kepentingan pribadi atau kelompok di negeri ini. Disisi lain kasus tersebut merupakan gambaran bahwa &#8220;sejumlah orang&#8221; masih senang &#8220;membungkam&#8221; keluhan, kritik dan apa yang dirasakan oleh rakyat. Jika hal ini dibiarkan maka kebebasan mengeluarkan pendapat yang dilindungi oleh UU akan segera &#8220;mati&#8221; di negeri ini. Tetap semangat Mbak Prita, doa kami bersamamu. salam, Masyarakat Marginal Sumatera Utara.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
