Pendapatku tentang harga bensin naik ( rame demo BBM )

by hawarihadi

pinjam gambar dari achmadi.blogsome.com/ images/antri_bbm.jpgJujur aja, aku bukan termasuk orang yang terkena efek langsung naeknya harga BBM dari pom bensin. Bukan beruntung, sepeda motorku ‘kan hilang dicuri orang beberapa hari sebelum harga BBM naik. Hihihi.

Ah, ga bisa ngomong aku ini. Kalo ditanya pendapat pribadi, hanya kalimat singkat ini yang bisa kukatakan.

Kalo memang ada keperluan negara yang sangat mendesak, entah itu desakan dunia (bank dunia, serikat dagang, donatur pemberi hutang dan pihak lain yang berkepentingan apapun dengan motif ekonomi, politik, pelebaran kekuasaan, syiar ideologi), atau alasan apapun yang sampai saat ini Indonesia belum bisa berkelit (entah karena memang lemah, atau yang mimpinnya lemah, atau malah sebagian pemimpinnya adalah boneka dari pihak yang ada kepentingannya pada tanah dan harta indonesia) saya akan berkata: silahkan kurangi atau cabut subsidi BBM. Tapi harus ada cara lain untuk meningkatkan ekonomi rakyat, hingga berapapun harga BBM masih terjangkau dengan mudah.

Angka harga BBM hanya nilai perlambang. Terserah mau dilambangkan Rp. 100 ribu / liter pun, asal penghasilan sebagian rakyat (90%) rakyat kira-kira 100 kali lipat harga BBM/hari. Jika anda berpenghasilan 300 juta / bulan saya yakin anda tidak keberatan (dengan harga bahan pokok dan lainnya tetap seperti sekarang).
Nah, harusnya menaikkan ekonomi masyarakat-lah yang pemerintah harus rencanakan, lakukan dan wujudkan sebelum menaikkan harga BBM. Atau berusaha dan mewujudkan meningkatkan pendapatan negara secara signifikan, hingga dapat me-resubsidi BBM dan nilai-nilai lainnya.

Kalo bicara gitu pasti ada hal teknis yang sangat rumit. Tapi saya yakin, lndonesia telah mencoba mengkaryakan putera-puteri terbaiknya untuk merumuskan solusi segala masalah. Dan putera-puteri Indonesia sedang berusaha mati-matian untuk itu. Ataukah TIDAK?

Sementara ini irit-irit lah dulu. Dari pada ga bisa makan? Toh cadangan minyak dunia juga (katanya menipis). Pemanasan dunia makin parah nih.
Hindari sebisa mungkin menggunakan kendaraan bermotor.

Ayo semangat, kawan! Negara ini membutuhkan mu.
Ayo bangkit, bangsaku! Kami jemu menunggu.

Ini aku, yang belum bisa turun ke jalan untuk demo. Ini salah satu caraku untuk menunjukkan rasa. Bagaimana dengan kalian?

credit: gambar : http://achmadi.blogsome.com